ISO 31000

ISO 31000

Risk Management

Sebelum membahas lebih lanjut tentang Risk Management ( Manajemen Risiko ) terlebih dahulu kita uraikan sedikit tentang istilah risiko itu sendiri. Segala aktifitas pastilah mempunyai resiko, suatu risiko akan berpotensi besar terjadi ketika kurang tersedianya informasi yang cukup dari suatu proses kegiatan. Secara umum risiko merupakan suatu keadaan yang dihadapi suatu organisasi / perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan yang mana hal ini akan dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi tersebut.

Lalu apa yang dimaksud dengan Risk Management ( Manajemen Resiko) ?

Standards Australia of the World’s Risk Management Standard mendiskripsikan Risk Management( Manajemen Risiko ) adalah suatu proses yang logis dan sistematis dalam mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, mengendalikan, mengawasi, dan mengkomunikasikan risiko yang berhubungan dengan segala aktivitas, fungsi atau proses dengan tujuan perusahaan mampu meminimalisasi kerugian dan memaksimumkan kesempatan serta untuk meningkatkan nilai perusahaan. Implementasi dari manajemen risiko ini membantu perusahaan dalam mengidentifikasi risiko sejak awal dan membantu membuat keputusan untuk mengatasi risiko tersebut. Risk Management ( Manajemen Risiko ) menjadi bagian penting yang sebaiknya dilakukan oleh suatu suatu perusahaan untuk terciptanya perbaikan yang berkelanjutan (continuous improvement).

Bagaimana proses Risk Management ( Manajemen Resiko) ?

Proses dalam Risk Manajemen terbagi dalam 3 tahap yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengendalian.

  1.   PERENCANAAN

Dalam proses ini manajemen organisasi / perusahaan harus menetapkan tujuan, misi,Penetapan target, penyusunan kebijakan dan ruang lingkup Risk Management (manajemen risiko ) yang akan dilakukan. Kebijakan yang di susun dalam Risk Management (manajemen risiko )  harus relevan dengan koteks strategi, tujuan , objektif serta harus dipastikan bahwa kebijakan tersebut dapat dimengerti, dapat diimplementasikan di setiap tingkatan organisasi.

  1.   PELAKSANAAN

Dalam pelakasanaan Risk Management (manajemen risiko )  langkah yang dilakukan diantaranya :

  1. Identifkasi risiko / Risk Identification

Mengidentifikasi apa, mengapa dan bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko untuk analisis lebih lanjut. proses ini mengidentifikasi kejadian-kejadian potensial baik yang terjadi di lingkungan internal maupun eksternal organisasi / Perusahaan yang mempengaruhi strategi atau pencapaian tujuan dari organisasi.

  1. Analisis risiko / Risk Assessment

Melakukan analisa semua jenis resiko  dari hasil identifikasi risiko yang telah dilakukan sebelumnya sehingga diketahui dampak risiko serta tingkatan probabilitas dan konsekuensi yang akan terjadi. Risk Assesment / analisa Risiko dapat dilakukan dengan menganalisa semua jenis resiko yang akan terjadi, dengan menyusun dan melakukan :

  1. Risk Probability yaitu dengan menganalisa seberapa besar kemungkinan terjadi resiko
  2. Likelyhood Justification, Penjelasan mengenai nilai Probability yang didapatkan.
  3. Cost, Tingkat Nilai kerugian yang diderita apabila resiko benar-benar terjadi.
  4. Likelyhood Cost Justification, Penjelasan mengenai nilai cost yang didapatkan/diperoleh
  5. Risk Exposure, Risk Exposure  akan didapatkan dengan mengalikan probabilitas & cost dari masing-masing resiko.  Risk Exposure menandakan pentingnya Risk Assesment
  6. PENGENDALIAN:

Proses pengendalian ini meliputi evaluasi, Monitoring, komunikasi dan umpan-balik.Langkah yang dilakukan dalam evaluasi adalah membandingkan tingkat risiko yang telah dihitung pada tahapan Analisis risiko / Risk Assessment   dengan kriteria standar yang ditentukan. kemudian dimonitoring secara berkelanjutan terhadap risiko yang ada serta mengidentifikasi perubahan – perubahan yang perlu dilakukan  dan yang lebih penting lagi mengkomunikasikan ke seluruh level jabatan atau karyawan untuk memperoleh umpan balik.

Apakah ada standard internasional yang bisa dijadikan acuan dalam pelaksanaan Risk Management ( Manajemen Resiko) ?

Untuk memberikan paradigma yang diakui secara universal bagi para praktisi dan perusahaan terkait dengan Risk Management ( Manajemen Resiko). International Organization for Standardization mengeluarkan standard ISO 31000 untuk standard Risk Management system ( Manajemen Resiko).

System ISO 31000 memberikan prinsip-prinsip dan pedoman yang komprehensif mengenai system Risk Management ( Manajemen Resiko) karna memang ISO 31000 ini dikembangkan untuk meningkatkan teknik manajemen risiko. Mulai dari manajemen perencanaan , manajemen operasional sampai proses komunikasi dengan tujuan untuk memastikan keselamatan dan keamanan di tempat kerja setiap saat.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*