MANAJEMEN RISIKO K3

MANAJEMEN RISIKO K3

DESKRIPSI MANAJEMEN RISIKO K3

MANAJEMEN RISIKO K3. Potensi bahaya banyak terdapat di tempat kerja dan mengakibatkan kerugian baik dari perusahaan, karyawan maupun terhadap masyarakat sekitar. Upaya untuk mencegah hal tersebut adalah dengan menerapkan suatu konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan sarana utama untuk pencegahan kecelakaan kerja, cacat dan kematian sehingga akibat kecelakaan kerja yang bersumber dari potensi bahaya yang ada dapat dicegah.
Kecelakaan kerja selain menyebabkan kerugian langsung juga menyebabkan kerugian secara tidak langsung yaitu kerugian pada kerusakan mesin dan peralatan kerja, terhentinya proses produksi, kerusakan lingkungan dan lain-lain. Bahaya dan risiko ada dimana-mana di sekeliling kita. Jenis bahaya dan tingkat risiko tergantung dari kondisi lingkungan yang dihadapi termasuk di lingkungan kerja.
Jenis bahaya dan tingkat risiko dari setiap tahapan proses dalam suatu proses industri adalah spesifik. Tidak semua pekerja mampu mengenali bahaya dan risiko dari pekerjaan yang mereka lakukan. Mengetahui jenis bahaya dan tingkat risiko di lingkungan kerja adalah kunci pokok untuk dapat mengendalikan bahaya dan risiko tersebut agar tidak menjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Berbagai teknik telah dikembangkan untuk mengidentifikasi bahaya dan kajian risiko sehingga dapat dikembangkan sistem atau program pengendalian bahaya dan risiko ditempat kerja.

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN RISIKO K3

Pelatihan manajemen resiko ini diselenggarakan selama 2 hari yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu kepada para peserta untuk melakukan Risk Assessment berwawasan K3 baik melalui HIRA, Job Safety Analysis maupun HAZOB, serta melakukan kegiatan K3 lainnya yang diperlukan oleh setiap perusahaan.

MATERI

1. Memahami konsep bahaya & risiko
2. Jenis jenis bahaya & Identifikasi bahaya
3. Identifikasi peraturan perundang-undangan yang terkait
4. Penilaian tingkat risiko & hierarki pengendalian risiko
5. Identifikasi Pengendalian operasional & Program manajemen K3
6. Re-assessment (penilaian ulang)
7. HAZOB technique Risk ranking at the HAZOB study
8. HAZOB actions/recommendations and HAZOB report
9. Investigasi insiden, analisa penyebab dan sistem pelaporannya.

MANFAAT PELATIHAN

1. Mampu memahami HIRA, Job Safety Analysis (JSA), & HAZOB
2. Mampu melakukan analisis bahaya dan penilaian risiko ditempat kerja dengan metode/teknik HIRA, job safety analysis (JSA) & HAZOB
3. Mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya dan risiko di perusahaan dengan metode/teknik HIRA, job safety analysis (JSA) & HAZOB
4. Mampu memahami konsep sebab dan akibat kecelakaan serta melakukan pencegahannya
5. Mampu memahami teknik penyelidikan kejadian / kecelakaan secara profesional, menganalisis penyebab kejadian / kecelakaan, melakukan tindakan perbaikan serta follow up dan sistem pelaporan kejadian / kecelakaan

METODE PELATIHAN

1. Presentasi
2. Diskusi Konsultatif
3. Sharing Pengalaman
4. Studi Kasus
5. Praktek Implementasi Manajemen Risiko

KEUNGGULAN METODE PELATIHAN PRESENTASI

• Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming agar efektif.
• Penyampaian diberikan dengan Experiential Method, sehingga benar benar merupakan hologram kondisi yang sesuai dengan lingkungan kerja di perusahaan.
• Penyampaian materi menggunakan akses Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta baik secara multimedia maupun manual learning.
• Penyampaian materi disampaikan dengan fokus implementasi dan bukan wacana serta bukan sekedar insight belaka.

TARGET PESERTA

1. Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir sebagai HSE
2. Safetyman, HSE Officer, HSE Supervisor, HSE Coordinator, HSE Superintendent, dan HSE Manager
3. Direktur/General Manager/Senior Manager/Manager Perusahaan yang bertanggungjawab pada operasional perusahaan.
4. Ahli K3 Umum Perusahaan
5. Manager Non HSE yang berminat mempelajari Manajemen Risiko K3
6. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Manajemen Risiko K3
7. Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan Manajemen Risiko K3

POST TRAINING MAINTENANCE

Post Test dilakukan dengan Teknik L. Kirkpatrick yang mengukur 4 level pembelajaran
1. Perilaku
2. Pembelajaran
3. Reaksi
4. Hasil

Karena kompleksnya pelatihan ini, maka dibutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif melalui sebuah training. Dan menjadi sebuah kebutuhan akan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

JADWAL PELATIHAN 2025

  • BATCH 1 : 13-14 Januari 2025
  • BATCH 2 : 10-11 Februari 2025
  • BATCH 3 : 10-11 Maret 2025
  • BATCH 4 : 14-15 April 2025
  • BATCH 5 : 15-16 Mei 2025
  • BATCH 6 : 12-13 Juni 2025
  • BATCH 7 : 10-11 Juli 2025
  • BATCH 8 : 18-19 Agustus 2025
  • BATCH 9 : 17-18 September 2025
  • BATCH 10 : 16-17 Oktober 2025
  • BATCH 11 : 13-14 November 2025
  • BATCH 12 : 15-16 Desember 2025

Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Lokasi Pelatihan Jenis Public Speaking Di Jogja :

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

Investasi Pelatihan 

Investasi pelatihan tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan bagi peserta
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive